Bantu Stok RSUD, Donor Darah PT PLB dan PMI Kumpulkan 63 Kantong
![]() |
| Humas PT PLB (Public Relations) Teguh Arief Wibowo saat menjalani proses pengambilan darah oleh UTD RSUD Aceh Singkil, di Polibun PT PLB, Sabtu (9/5/2026). |
Aceh Singkil– Aksi kemanusiaan digelar di lingkungan perkebunan PT Perkebunan Lembah Bhakti (PLB). Anak perusahaan Astra Agro Lestari ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh Singkil menyelenggarakan kegiatan donor darah yang dipusatkan di Poliklinik Kebun (Polibun), Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan ini menarik antusiasme tinggi, tidak hanya dari jajaran manajemen dan karyawan perusahaan, tetapi juga masyarakat Desa Telaga Bhakti, Kecamatan Singkil Utara.
Salah seorang warga Desa Telaga Bhakti, Eva Juliana, mengaku sengaja datang untuk mendonorkan darahnya setelah mendapatkan informasi. Menurutnya, donor darah bukan sekadar aksi sosial, melainkan juga kebutuhan kesehatan pribadi.
"Masyarakat sangat berkeinginan donor darah kalau ada informasinya. Selain untuk kesehatan tubuh, ini juga membantu memperlancar aliran darah kita. Kalau kegiatan ini terus diinfokan, kami pasti datang," ujar Eva usai mendonorkan darahnya.
Meski antusiasme tinggi, tidak semua pendaftar dapat mendonorkan darahnya. Dari total 80 orang yang mendaftar, petugas Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Aceh Singkil hanya berhasil mengumpulkan 63 kantong darah.
"Ada pendaftar yang tidak lolos pemeriksaan kesehatan oleh petugas transfusi. Namun, perolehan 63 kantong ini sangat berarti untuk stok di bank darah RSUD Aceh Singkil," jelas dr. Cut Rena Ulva, Dokter Polibun PT PLB.
Ia menambahkan, kegiatan ini harus dilaksanakan berkesinambungan untuk memupuk solidaritas pekerja sekaligus menjamin ketersediaan stok darah di RSUD agar tidak terjadi kekosongan saat keadaan darurat.
Mewakili Ketua PMI Aceh Singkil, Darwis memberikan apresiasi atas konsistensi PT PLB. Ia berharap perusahaan perkebunan lain di Aceh Singkil mengikuti langkah serupa demi membantu mobilisasi stok darah setiap bulannya.
Senada dengan itu, petugas UTD RSUD Aceh Singkil, Nisna Wati, memaparkan fakta bahwa kebutuhan darah di daerah tersebut cukup tinggi.
"Kebutuhan darah di Aceh Singkil setiap bulannya mencapai 50 hingga 100 kantong. Kita masih sangat membutuhkan banyak sukarelawan untuk mencukupi kebutuhan tersebut secara berkelanjutan," ungkap Nisna.
Seluruh kantong darah yang terkumpul dalam aksi ini langsung diserahkan ke bank darah RSUD Aceh Singkil untuk disalurkan kepada pasien yang membutuhkan transfusi.
