ZMedia Purwodadi

TNI Mulai Bangun Jembatan Armco Penghubung 4 Desa di Aceh Singkil

Table of Contents


Aceh Singkil - Langkah nyata percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan resmi dimulai di Kabupaten Aceh Singkil. Satuan TNI dari Kodim 0109/Aceh Singkil resmi memulai pembangunan Jembatan Armco di Jalan Poros Kampong Bukit Harapan, Kecamatan Gunung Meriah, Sabtu (23/5/2026).

‎Proyek strategis yang merupakan program instruksi langsung Presiden RI ini bertujuan untuk menghubungkan empat kampong (desa) di tiga kecamatan berbeda, yaitu:

‎* Kampong Pea Jambu

‎* Kampong Srikayu (Kecamatan Singkohor)

‎* Kampong Ladang Bisik

‎* Kampong Muara Pea (Kecamatan Kuta Baharu)

‎Menariknya, pengerjaan jembatan baja bergelombang (Armco) ini tidak hanya mengandalkan personel militer dan Batalyon Pembangunan. TNI turut menggandeng sektor swasta, yakni perusahaan perkebunan PT Nafasindo dan PT PLB, serta pemerintah desa setempat.

‎Dalam sinergi ini, PT Nafasindo menerjunkan alat berat ekskavator Dossan PS.120, sementara PT PLB memobilisasi alat angkut trado untuk mempercepat proses konstruksi di lapangan.

‎Kehadiran jembatan ini diproyeksikan menjadi solusi total kemacetan dan hambatan logistik bagi warga setempat yang mayoritas menggantungkan hidupnya sebagai petani sawit, palawija, hortikultura, hingga sektor perikanan.

‎Dimulainya proyek ini ditandai dengan prosesi adat tepung tawar sebagai simbol doa dan rasa syukur di lokasi pekerjaan. Acara dihadiri langsung oleh Dandim 0109/Aceh Singkil, jajaran Forkopimda seperti perwakilan Bupati, Ketua DPRK, Kejari, Polres, Ketua MAA, hingga pengusaha RAM sawit lokal.

‎Dalam arahannya, Dandim 0109/Aceh Singkil menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi lintas sektor ini dan menegaskan bahwa aksi nyata TNI tidak akan berhenti di proyek ini saja.

‎"Semoga program ini berlanjut terus di tempat lain tanpa hambatan. Kerja nyata lanjutan, kami akan membangun jembatan gantung dari Desa Serasah menuju Desa Cibubukan dalam tahun ini, agar penduduk kedua desa mendapat kelancaran dalam menyeberangi Sungai Simpang Kanan," tegas Dandim.

‎Saat ini, warga di empat desa terdampak berharap pengerjaan struktur Armco tersebut dapat segera rampung agar mobilitas dan rantai pasok hasil perkebunan mereka bisa langsung normal dan meningkat.