Jalankan Rekomendasi BPK, RSUD Aceh Singkil Evaluasi Kulkas Farmasi Berusia 10 Tahun
ACEH SINGKIL – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Singkil memastikan seluruh stok obat dan vaksin di gudang farmasi dalam kondisi aman dan terjaga mutunya. Kendala teknis pada kulkas penyimpanan yang baru-baru ini terjadi sama sekali tidak mengganggu pelayanan kepada pasien.
Direktur RSUD Aceh Singkil, dr. Mardiana, M.K.M., menjelaskan bahwa kulkas tersebut merupakan aset pengadaan Tahun Anggaran 2016. Penurunan fungsi pendingin murni karena faktor usia pakai alat yang sudah mencapai 10 tahun dan baru terjadi belakangan ini.
Terkait tindak lanjut ke depan, dr. Mardiana menegaskan pihak RSUD akan bergerak cepat menjalankan rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mengenai pengelolaan aset.
Saat ini, pihak rumah sakit sedang mendatangkan teknisi ahli untuk memeriksa kerusakan unit. Jika secara teknis kulkas tersebut masih bisa diperbaiki dengan biaya yang efisien, maka tindakan perbaikan akan segera dilakukan.
Namun, jika hasil evaluasi teknisi menunjukkan kerusakan sudah terlalu berat dan tidak ekonomis untuk diperbaiki mengingat faktor usia alat, RSUD Aceh Singkil akan membeli unit kulkas baru yang sesuai standar farmasi.
"Langkah ini kami ambil sesuai rekomendasi BPK demi keterbukaan dan akuntabilitas. Fokus utama kami adalah memastikan pelayanan kesehatan dan ketersediaan obat untuk masyarakat Aceh Singkil tetap berjalan normal tanpa hambatan," pungkas dr. Mardiana.
